Sabtu, 20 Desember 2008

Gamang?!!

serupa nestapa dalam malam sejenak yang sanggup membunuh kematu yang bersolek dihadapan cermin...
keledai itu kita saat linglung untuk apa gerangan kehidupan dijalankan..
atas dasar apa kehidupan mengontrol dirinya sendiri
apa bukan kecongkakan nalar mabuk tertipu matanya sendiri

hingga siuman dari rabun pengetahuan..
raga nyatanya pincang menjejaki jauh perjalanan dunia dalam pendek usia

padahal pada nalar sinis disematkan
sedang bundadan bapa terlanjur kita pusarakan
ragunya memahkota
ketidakpastian menggulitakan benderang
kemanusiaan jadi pengap
laju pikir
desah nafas
bagai musafir singgah menjasmani
jadi basi
kepastian menghendaki pergi.....

lalu...

siapa itu yang mendiriku dan memenggal liar deru nafsu..
gerangan apa mematuk habis besar kepala..
ugh..!

bergelimang kesadaran akan fana..
hendak kemana keberadaanku
sampai hati mesti pedih air surga...

bukan lantaran tak berkaki kecemasan tak bisa lari
liat itu bapa yang mati
pergi meninggalkan raga dan ia sendiri entah kemana...
jadi kemana aku??
bila bumi adalah tujuan jasadku.............

Tidak ada komentar:

Posting Komentar